Sebelumnyamanusia dulu tidak mengetahui bahwa bentuk bumi itu bulat. Bahkan ada yang menebak nebak kalau bumi itu bentuknya kotak, oval dan lain sebagainya tapi Alkitab telah memberitahu bahwa bumi adalah bulat jauh sebelum para ilmuwan tahu tentang hal ini. 6. Bilangan 19:11. Ayat 11 : "Orang yang kena kepada mayat, ia najis tujuh hari
Naomii Simbolon Official Writer Bagaimana Tuhan bisa selalu ada dalam kehidupan kita, jika kita tidak melihat Dia bersama dengan kita saat ini?"Gimana saya bisa yakin sepenuhnya bahwa Tuhan itu ada, sedangkan saya tidak pernah mengetahui keberadaanNya?? ?Mungkin itu adalah satu dari sekian banyak pertanyaan yang muncul dalam pikiran atau hati kita mengenai Tuhan selama ini. Memandang sekeliling dan mulai bertanya "dimanakah Tuhan itu"?Mungkin kamu sedang berlibur ke sebuah pantai, menikmati keindahan alam yang luar biasa dan bertanya dalam diri sendiri, “Apakah Tuhan ada disini bersama-sama dengan aku menikmati keindahan ini? "Atau sebaliknya ketika kamu tengah diperhadapkan dalam sebuah masalah yang menyakitkan, pertanyaan yang sama mulai muncul "Dimana sih Tuhan dalam semua rasa sakit yang aku sedang hadapi ini?"Di dalam Yosua 15, Allah berfirman dan berkata "Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau."Itu artinya, bahwa Allah bersama-sama dengan kita bukan? Namun tetap saja kita tidak begitu yakin dengan mengetahui dan mengenal Allah, pertama-tama kita tidak boleh menyamakan cara pikir kita tentang Dia dengan bagaimana kita memikirkan hal-hal itu nggak pernah tunduk pada keterbatasan manusia. Jika teman bertanya dimana kita berada saat ini, maka kita akan menjawab bahwa kita sedang berada di dalam satu tempat, entah itu di kantor dan di hal yang sama tidak pernah berlaku untuk Tuhan. Karena Tuhan bisa berada dimana saja, logis, mungkin ini sulit untuk dipahami tetapi inilah kebenaran yang memang harus dipercayai oleh orang-orang beriman, bahwa Tuhan hadir bersama semua orang pada waktu yang sama, dan bersamaan dengan itu, Dia juga ada di yang disebut dengan konsep Kristen "Trinitas" dimana Tuhan sebagai "tiga-dalam-satu." Yaitu Bapa, Anak dan Roh Kudus. Ketiganya berbeda peran namun satu tiga peran membentuk jadi satu dimengerti?Baiklah, mari kita bahas sama-sama bagaimana ini akan menjawab pertanyaan kita tentang dimana Tuhan itu Bapa Tuhan ada di SurgaDalam Alkitab, Allah digambarkan sebagai "Allah yang di surga dan Surga adalah rumah Allah."Bahkan dalam Yesaya 661, Allah mengatakan bahwa " Langit adalah takhtaKu dan bumi adalah tumpuan kakiKu." Dalam versi Inggrisnya dikatakan bahwa rumah adalah Surga, "Heaven is my throne, and the earth is my footstool." Heaven artinya surga.Tidak hanya itu, dalam Perjanjian baru juga dituliskan bagaimana Yesus memerintahkan kita untuk berdoa kepada Bapa yang di Surga Matius 69.Orang Kristen percaya bahwa sebagai Bapa kita yang di Surga, Allah sangat mengasihi kita sama seperti orangtua mengasihi anak-anaknya. Tapi gimana Tuhan bisa mengasihi kita seperti ayah yang dirumah sedangkan Dia berada di surga dan kita ada di bumi? Mari kita belajar tentang keberadaan Tuhan selanjutnya,Allah Anak Tuhan ada di bumiSalah satu fakta dan dipercaya oleh orang Kristen tentang Allah Bapa hadir di bumi adalah melalui kehadiran mengklaim bahwa Allah Anak datang ke bumi dalam bentuk pribadi Yesus Kristus. Inilah sebabnya mengapa Yesus sering sekali disebut dengan Immanuel yang berarti "Tuhan beserta kita."Injil menggambarkan Yesus sebagai pribadi manusia yang lahir pada waktu tertentu dan tinggal di bagian bumi tertentu dalam jangka waktu tertentu juga. Tetapi Yesus juga nggak hanya manusia biasa, Dia dikandung dari Roh Kudus, sehingga kita percaya bahwa Yesus sepenuhnya Allah dan sepenuhnya manusia . Itu artinya Yesus adalah Tuhan dalam Perjanjian Baru, Yesus digambarkan sebagai Anak Allah yang diutus oleh Allah Bapa ke bumi. Dan Alkitab memberitahu bahwa Yesus hidup di antara kita untuk mati atas dosa-dosa kita, bangkit pada hari ke tiga dan naik ke surga lalu duduk di sebelah kanan Allah BapaMarkus 1619.Nah, lalu gimana jika Yesus yang dulu pernah di bumi kini sudah di surga ? Bukankah itu artinya Tuhan tidak ada bersama-sama dengan kita saat ini? Allah Roh Kudus Dia ada dimana-mana Mazmur 1397-10Sebelum Yesus naik ke surga, Dia berjanji bahwa Dia nggak akan meninggalkan orang yang percaya padaNya berjalan meyakinkan murid-murid-Nya bahwa Dia akan memberikan seorang penghibur yang berdiam di dalam diri mereka sebagai penolong yang akan membantu mereka ARTIKEL TERKAIT Belajar Tentang Harapan Dari Kisah Ester. Inilah Kebenaran Yang Harus Kita KetahuiRoh Kudus adalah pribadi terakhir dari Trinitas. Setelah kematian Yesus, Allah Bapa mengutus Roh sebagai sumber kekuatan, pengarahan, dan penghiburan di dunia yang fana ini. Roh Kudus adalah seseorang yang sampai hari ini kita percaya sebagai Allah yang menuntun kita ke dalam kebenaran, yang memberikan kita hikmat dan kebijaksanaan yang berasal dari Allah Bapa, nasihat dan penghiburan dan rasa takut akan membaca kebenaran di atas, lalu sebenarnya dimanakah Tuhan itu?Apakah Dia di surga, atau Dia ada dimana-mana?Maka jawabannya adalah nggak hanya di surga. Tuhan juga ada disini, aktif berpartisipasi dalam kehidupan kita. Pertanyaannya Apakah kita menyadari dan mengenal kehadiranNya tersebut atau tidak?Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus, bersama-sama selalu menunjukkan kepada kita bahwa di saat-saat yang paling buruk sekalipun, Dia tetap tidak meninggalkan kita. Sumber firstthing/jawaban Halaman 1
PadaPasal ini,Alkitab menyatakan bahwa Allah yang menciptakan bumi ini ,tempat kita dapat hidup dan bernafas. Kemudian melalui Kolose 1:16 kita diberitahu bahwa "Allah menciptakan "segala sesuatu" di dalam dan oleh Yesus Kristus." Segala tumbuhan hijau dan segar musnah digantikan oleh besi-besi dalam berbagai bentuk. Semakin lama
– Belum lama ini dunia maya kembali dimeriahkan oleh pertikaian antara kaum bumi bulat melawan kaum bumi datar. Bagi pembaca yang kurang akrab dengan media sosial, yang disebut kaum bumi bulat adalah orang-orang yang meyakini bahwa bumi itu bulat, sejalan dengan pendapat para ilmuwan dewasa ini, sejalan pula dengan ajaran guru-guru IPA di sekolah. Kaum bumi datar punya pandangan berbeda. Sesuai dengan namanya, orang-orang ini berpendapat bahwa bumi itu datar. Gagasan bahwa bumi itu bulat, menurut mereka, merupakan penyesatan dan rekayasa yang dipelopori oleh pihak-pihak tertentu, dengan maksud yang tertentu pula. Kaum bumi datar menegaskan bahwa bumi itu datar dan berbentuk lingkaran, bagaikan piring atau martabak manis yang tidak dibelah. Daratan di bumi dikelilingi oleh lautan yang sangat luas. Di ujung-ujung lautan melingkarlah dinding es yang sangat tebal, yang tidak mungkin bisa ditembus manusia. Dinding es ini berfungsi sebagai pagar agar air laut tidak tumpah ke luar angkasa dan agar para nelayan tidak jatuh dari pinggir bumi saat mencari ikan. Dalam rangka memperkuat argumen mereka, kaum bumi datar mengutip sejumlah ayat dalam Alkitab. Mazmur 195 sering disebut. Dikatakan di situ, “Tetapi gema mereka terpencar ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi.” Lihat, ayat ini berbicara tentang ujung bumi. Bukankah ini berarti bumi itu datar? Sesuatu yang bulat pasti tidak mempunyai ujung, bukan? Daniel 410-11 juga sering dikutip. Dalam dua ayat yang berbicara tentang mimpi Nebukadnezar ini dikatakan, “Di tengah-tengah bumi ada sebatang pohon yang sangat tinggi; pohon itu bertambah besar dan kuat, tingginya sampai ke langit, dan dapat dilihat sampai ke ujung seluruh bumi.” Selain tentang ujung bumi, disebutkan juga di sini tentang pohon raksasa yang tetap kelihatan dari berbagai arah. Hal ini tentunya hanya bisa terjadi kalau bumi bentuknya datar. Perjanjian Baru tidak dilupakan. Kisah Yesus dicobai Iblis dilihat sebagai bukti bahwa bumi itu datar, sebab dalam pencobaan yang kedua dikatakan, “Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya” Mat 48; bdk. Luk 45. Kalau bumi berbentuk bulat, tentunya tidak semua kerajaan akan kelihatan, sebab ada kerajaan yang terletak di belahan bumi yang lain. Ada juga ayat yang cocok dari kitab Wahyu, “Kemudian dari itu aku melihat empat malaikat berdiri pada keempat penjuru bumi” Why 71. Posisi keempat malaikat itu jelas mengandaikan bumi yang berbentuk datar. Menanggapi ayat-ayat bukti yang dikemukakan di atas, pertama-tama harus dikatakan “benar, ayat-ayat itu mengandaikan gagasan bahwa bumi itu datar.” Bukan hanya ayat-ayat itu saja, dapat dipastikan bahwa Alkitab secara keseluruhan – baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru – mempunyai pandangan yang sama. Alkitab juga meyakini bahwa bumi adalah pusat alam semesta, sehingga mataharilah yang mengitari bumi, bukan sebaliknya Mzm 195-7. Pertanyaannya, benarkah ayat-ayat itu sungguh membuktikan bahwa bumi itu datar? Perdebatan ini kiranya menjadi kesempatan yang baik untuk memperkenalkan pemahaman yang tepat mengenai Alkitab. Ini bukan hal baru, sebab mendiang Pater Groenen OFM, Mahaguru Kitab Suci di Indonesia, sudah menyampaikannya puluhan tahun silam. Alkitab adalah firman Allah, tetapi jangan dikira bahwa Allah mendiktekan isinya secara langsung dari atas sana. Manusia berperan besar dalam terbentuknya Kitab Suci, sehingga alangkah baiknya kalau Alkitab dimengerti sebagai “firman Allah dalam bahasa manusia”. Dalam konteks pembicaraan kita sekarang, ini berarti pandangan Alkitab bahwa bumi itu datar tidak boleh dilihat sebagai pernyataan dari Allah, melainkan anggapan dari orang-orang yang hidup pada masa itu. Alkitab adalah suatu bentuk kesaksian iman. Sangat keliru kalau kemudian kitab ini dipandang sebagai buku sejarah maupun buku ilmu pengetahuan. Ada sejarah dalam Alkitab, tetapi bagaimanapun Alkitab bukanlah buku sejarah. Ada pengetahuan dalam Alkitab, tetapi bagaimanapun Alkitab bukanlah buku pengetahuan. Mazmur 19, misalnya, adalah mazmur yang berisi kesaksian dan pujian akan keagungan Tuhan. Menjadikan mazmur ini bukti bahwa bumi itu datar hanya karena menyebut istilah “ujung bumi” merupakan tindakan yang disebut salah fokus. Jadi, mana yang benar? Bumi itu bulat atau datar? Ambillah sikap yang tepat. Dengarkanlah pandangan orang-orang yang kompeten di bidangnya, yaitu para ilmuwan. Jarot Hadianto
BENTUKBUMI MENURUT QUR'AN, SAAT BELUM ADA SATELIT 1400 TAHUN LALU Ini berarti bahwa dalam Al Qur'an, yang telah diturunkan di abad ke-7, telah diisyaratkan tentang bentuk planet bumi yang bulat. Namun perlu diingat bahwa ilmu astronomi kala itu memahami bumi secara berbeda. Di masa itu, bumi diyakini berbentuk bidang datar, dan semua
Bumi Datar vs Bumi Bulat Foto Ridho Robby/kumparanPerdebatan soal bumi bulat versus bumi datar, mau tak mau, kerap membawa-bawa ayat-ayat dalam kitab-kitab suci beberapa agama, selain memaparkan argumen sains dari kedua bumi datar dan bumi bulat mencomot ayat-ayat yang berlainan pada kitab suci untuk menjustifikasi keyakinan saja sih dalil-dalil yang kerap digunakan sebagai tameng dalam perdebatan kedua kubu?Bumi datar adalah keyakinan khalayak umum di Eropa sebelum Galileo Galilei sekitar awal tahun 1600-an membuat keributan dengan mengatakan bumi berbentuk bulat dan mengelilingi matahari sebagai pusat sistem tata saat itu masyarakat Eropa -dan Gereja- percaya bahwa bumi datar dan merupakan pusat tata surya, bukannya matahari. Akibatnya, Galileo pun dihukum -meski kemudian ia direhabilitasi tiga abad setelah yang menjadi dasar argumen flat earthers dan masih digunakan hingga kini, beberapa di antaranya tercantum pada tulisan Robert J. Schwadewald di The Bulletin of the Tychonian Society 44 berjudul The Flat-Earth menuliskan beberapa ayat seperti Daniel 410-11 yang mengisahkan penguasa Babilonia, Raja Nebukadnezar, berkata “Saw a tree of great height at the centre of the earth… reaching with its top to the sky and visible to the earth's farthest bounds.” Melihat sebatang pohon yang amat tinggi di tengah bumi… pohon itu tingginya mencapai ujung langit dan dapat terlihat dari titik bumi paling jauh.Schwadewald menganggap, pohon tersebut hanya bisa terlihat hingga ke ujung-ujung dunia apabila bumi juga mencontohkan argumen bumi datar lewat Matthew 48 yang mengatakan, “Once again, the devil took him to a very high mountain, and showed him all the kingdoms of the world [cosmos] in their glory.” Sekali lagi, iblis membawanya ke gunung yang sangat tinggi, dan menunjukkan kepadanya semua kerajaan dunia dengan segala kemegahannya.Serupa dengan tafsirannya atas Daniel 410-11, keadaan pada Matthew 48 menurut Schwadewald tidak mungkin apabila bumi itu lain yang juga sering digunakan untuk mendukung argumen bumi datar ialah Revelation 71, “After this I saw four angels standing at the four corners of the earth, holding back the four winds of the earth to prevent any wind from blowing on the land or on the sea or on any tree.” Setelah itu, saya melihat empat orang malaikat berdiri pada keempat penjuru bumi. Mereka menahan keempat angin di bumi supaya jangan ada angin yang bertiup di darat atau di laut, atau di pohon-pohon.Pendapat tersebut, menurut flat earthers, menunjukkan bahwa bumi memiliki ujung di keempat pojoknya. Hal yang, dalam pandangan penganut keyakinan bumi datar, tak mungkin terjadi ketika bumi itu bumi datar dengan kutub selatan di tepi. Foto Wikimedia CommonsKelompok bumi datar tak hanya didominasi agama Kristen. Selain dalil Injil, flat earth society juga berkembang di kalangan pemeluk agama Alquran yang kerap digunakan sebagai pendukung argumen tersebut misalnya, "Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung, dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu, menurut ukuran." – “menghamparkan” pada ayat Al Hijr di atas menjadi basis argumen bahwa bumi merupakan sebuah bentangan medan Al Hijr, surah Thaha juga memiliki satu ayat yang sering digunakan oleh Flat Earth Society, yakni "Yang telah menjadikan bagimu bumi, sebagai hamparan tempat hidupmu, dan yang telah menjadikan bagimu di bumi itu sebagai tempat berjalan-jalan, dan menurunkan dari langit air hujan. Maka Kami tumbuhkan dengan air hujan itu, berjenis-jenis dari tumbuh-tumbuhan yang bermacam-macam." – Qaaf pun demikian. "Dan Kami hamparkan bumi itu, dan Kami letakkan padanya gunung-gunung yang kokoh, dan Kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman yang indah dipandang mata." – Bahasa Inggris, surat Thaha tersebut dituliskan dengan pengartian “[It is He] who has made for you the earth as a bed [spread out]...”Peta Dunia Bumi Datar Foto “as a bed” dan “spread out” itu menjadi basis argumen para anggota Flat Earth Society yang menggunakan dalil-dalil dengan penggunaan ayat Al Qaaf yang dalam Bahasa Inggrisnya tertulis “...the same that has made for you the earth like a carpet spread out.”Dalil bumi datar, dibantah oleh pemercaya teori bulat -juga dengan dalil kitab. Misalnya, klaim flat earthers yang menggunakan Injil Revelation 71 untuk mengasumsikan bumi datar karena ada “empat sudut” bumi, disebut round earthers sesungguhnya tafsir ada empat arah mata angin utara, selatan, timur, dan barat. Sementara dalam kitab perjanjian lama, Job 267, dijelaskan bahwa bumi tertahan di suatu ruang, sebanding jelas dengan matahari “Allah membentangkan langit, di atas samudra, dan menggantungkan bumi pada ruang hampa.”Pada ayat 10, penjelasan berlanjut, yang artinya kurang lebih He described a circle upon the face of the waters, until the day and night come to an end.Digambar-Nya lingkaran pada muka lautan untuk memisahkan terang dari kegelapan.Lingkaran pada muka lautan, bagi pendukung teori bumi bulat, ditafsirkan sebagai bentuk ruang yang buat, sebuah sphere bola.Bumi Foto NASA GoddardDalam dalil-dalil Islam, kata-kata membentangkan yang memunculkan kesan datar di beberapa ayat seperti Al Qaaf dan Thaha, menurut round earthers, sesungguhnya menekankan pada penampakan dan fungsi bumi bagi kehidupan dalam bahasa Arab, disebut dengan kata sawi atau almustafi. Alquran, dalam berbagai pilihan kata yang digunaknnya untuk menjelaskan sifat bumi, tidak menggunakan kosakata “datar” sama sekali. Meskipun tidak ada ayat yang secara jelas menyatakan bumi itu datar, ayat yang menyebut secara literal dan harfiah bahwa bumi bulat, juga tak begitu, ada beberapa ayat yang mengindikasikan bahwa bentuk bumi ialah bulat, contohnya surat Az-Zumar 395 yang berbunyi, “Dia menciptakan langit dan bumi dengan haq; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam.”Menutupkan, atau dalam Bahasa Arabnya yukawwiru, mengandung pengertian “Melapisi sesuatu kepada suatu benda yang bundar.” Kata yang sama biasa digunakan ketika hendak mengatakan “melilitkan sorban di kepala.”Dari situ, Alquran mencoba menjelaskan bahwa bumi, kurang lebih, sama seperti kepala sebuah ruang yang memiliki bentuk bulat tiga soal dalil-dalil kibat suci. Nah, bagaimana secara ilmiah?Jadi. Bumi bulat? Atau bumi datar? Foto Kumparan
Didalam 1 raja-raja 8 : 30 menuliskan bahwa surga adalah tempat kediaman Allah dan di dalam matius 18 : 10 di surga terdapat para malaikat. Alkitab tidak mengajarkan bahwa bumi adalah tempat tinggal saat untuk manusia atau tempat untuk tunggu giliran meninggal kemudian naik ke surga. Alkitab meyakinkan Allah tidak dulu inginkan manusia binasa.
BentukSastra Dalam Alkitab. By Silvester Detianus Gea. 20 October 2018. 1. 2652. Semua yang diwahyukan oleh Allah dan tertulis dalam Kitab Suci dikarang oleh Allah dan ditulis dengan ilham Roh Kudus. Dalam mengarang Kitab-Kitab dalam Kitab Suci, Allah telah memilih para penulis suci (dalam bahasa Yunani : hagiograf) dan Ia bekerja di dalam dan
SamuelRowbotham seorang ilmuan asal Inggris menentang kebenaran bumi bulat. Berdasarkan penafsirannya mengenai ayat-ayat tertentu di Alkitab, Rowbotham mempublikasikan sebuah pamflet 16 halaman
noYW9ld. 42 456 355 487 177 347 46 123 130
bentuk bumi menurut alkitab